Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Info GTK Semester 2 Tahun 2019

Info GTK Semester 2 Tahun 2019

Periode Januari-Juni 2019
(Semester 2 2018/2019)
Status : Persiapan Validasi

Saat ini adalah bulan tersibuk untuk pegawai yang mengelola tunjangan para guru. Dalam pikiran guru yang sudah mempunyai sertifikat pendidik, inilah waktunya menikmati pencairan Tunjangan profesi yang jadwalnya cair 4 kali jangka setahun atau tiap triwulan. Pada bulan mei, banyak Bapak/Ibu guru yang mulai timul pertanyaan, tunjangannya kok belum cair? Teman ada sudah ya?
Info GTK Semester 2 Tahun 2019
Untuk itulah diharapkan bapak.ibu guru aktif dalam mencari Info GTK Semester 2 Tahun 2019 melalui situs info.gtk.kemdikbud.go.id, didalamnya ditampilkan dengan detail segala informasi. yaitu: status data kelulusan, data individu berdasar Dapodik, pemenuhan beban kerjanya, hingga tenatng info pembayaran tunjangan guru.

Dalam Info GTK Semester 2 Tahun 2019 akan tampil tanda silang merah dalam kolom yang tersedia. Contohnya, kolom Beban Mengajar dan tertera JJM tidak memenuhi syarat. Pada halaman depan tertulis "Info validasi data guru ini hanya membantu guru menampilkan data dari sekolah, jika ada kesalahan data, proses perbaikan melalui aplikasi Dapodik disekolah masing masing".


Sebagai tenaga profesional pendidikan, guru seharusnya proaktif untuk memperjuangkan hak dan kewajibannya. Jika kewajiban telah dilaksanakan, guru bisa meminta haknya. Maka dari itu, guru tidak boleh bertumpu dengan operator sekolah atau pengelola tunjangan profesi saja, untuk memperoleh haknya. Kevalidan data guru justru menjadi tanggung jawab guru itu sendiri.

Oleh karena itu guru harus aktif berkenaan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan dirinya sehingga keluhan tentang keterlambatan penerbitan Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) atau lainnya bisa diatasi secara cepat. Dan Guru mulai sekarang harus membiasakan diri tentang info data mereka yang dimuat di dalam Info GTK Semester 2 Tahun 2019.

Cara Menghitung Nilai UTBK 2019

Cara Menghitung Nilai UTBK 2019
Cara Menghitung Nilai UTBK 2019: Kita sama-sama ketahui bahwasannya hasil UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) sudah bisa diakses melalui website resmi milik LTMPT dengan memakai username dan password pada saat pendaftaran UTBK.

Hasil UTBK yang diumumkan tersebut adalah rekapitulasi nilai tes yang dilaksanakan bulan april sesi I dan II, serta tes pada pertengahan april untuk sesi III dan IV. Untuk hal ini, Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Ravik Karsidi berkata, stastistik dan penyebaran nilai tersebut masih akan berubah setiap sesi tes selesai dilaksanakan. Namun, masih banyak netizen yang bertanya Cara Menghitung Nilai UTBK 2019 yang telah dikeluarkan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) tersebut.



Ada beberapa versi bagaimana cara untuk menghitung nilai Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK), Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) 2019. pada sistem UTBK, LTMPT akan menerapkan sistem item Response Theory atau IRT yang mempunyai bobot nilai yang berbeda-beda masing-masing sub-tes.

Metode ini diharapkan bisa membedakan kemampuan para peserta dan memberikan nilai yang seadil-adilnya, sehingga sudah tidak ada lagi penilaian +4 jika benar, 0 jika tidak dijawab, dan -1 jika salah.

Secara lebih gamplang, sistem cara penilaian modern ini digambarkan dengan tiga tahap:

  1. Seluruh jawaban yang benar akan diberi nilai 1 poin, dan nilai 0 untuk yang tidak dijawab atau dikosongkan
  2. Pendekatan teori response butir (item response theory) akan dilakukan. Setiap soal yang benar akan dianalisis kembali karakteristiknya contohnyanya dengan melihat tingkat kesulitan dibanding soal lainnya
  3. Karakteristik tiap-tiap soal yang diperoleh ditahap dua akan digunakan untuk menghitung skor peserta.

Berpikir Dalam Kerangka SYSTEM!

System adalah singkatan dari: Save You Significant Time Effort Money.

Atau ada juga yang menyebutkan System singkatan dari: Save Your Self Time Effort Money.

Yang manapun itu, keduanya menekankan hal yang sama, bahwa dengan menggunakan SYSTEM yang baik dan tepat, maka kita akan bisa menghemat sangat BANYAK: uang, tenaga dan waktu.

Uang tenaga dan waktu adalah asset anda yang sangat berharga.

Seiring dengan berjalannya waktu, tenaga anda bisa berkurang, menjadi lebih tua dan ingin beristirahat dan menikmati hidup.

Uang juga sama, sebisa mungkin kita ingin segera mengumpulkan banyak uang selagi muda. Bukannya menghamburkan uang, kita semua ingin MENGHEMAT uang.

Dan Waktu, satu-satunya asset kita yang tidak akan pernah kembali sekali dia sudah lewat.

Hal yang sama yang dimiliki oleh gelandangan atau raja adalah 1447 detik setiap hari. Dipakai atau tidak, setiap hari kita diberi modal waktu yang sama oleh Tuhan.

Nah, bayangkan betapa bagus dan pentingnya jika anda bisa menerapkan system dalam hidup dan bisnis anda. Maka anda akan menghemat sangat banyak uang, tenaga dan waktu yang merupakan asset anda yang tak ternilai tadi.

Bedanya orang yang sangat kaya, dan gelandangan, kadang hanya sejauh orang yang kaya mempunyai system dan memanfaatkan system, sementara gelandangan lupa membuat system dan tidak memanfaatkan system.

Internet adalah system. Sebuah bisnis di internet adalah system. Anda perlu berpikir dalam kerangka system, agar anda cepat sukses dan menghemat banyak asset anda yang berharga tadi.
www.azlion.com

Bagaimana Seorang Remaja Tanpa Kaki Berprestasi Melebihi Remaja Normal!

Buat yang masih remaja, Anda perlu banget baca bukunya Tony Christiansen ini.

Buat yang nggak remaja lagi, Anda akan mendapatkan semangat yang luar biasa dengan membaca buku ini. Anda juga bisa membaca kisah Tony saat ia menjadi pria dewasa yang hebat.


Bagaimana tidak, di usia 9 tahun, Tony yang tadinya nakal, pagi hari, pergi bersama teman dan ayah teman baiknya, dan hari itulah peristiwa yang merubah hidupnya selamanya terjadi.

Kakinya terlindas kereta yang sedang langsir. Dan mengeluarkan banyak sekali darah. Untungnya ia masih terselamatkan, dan kedua kakinya harus diamputasi.

Namun, kekuatan dan keteguhan hatinya, membuat Tony menyadari bahwa ia juga bisa melakukan apa yang orang lain bisa lakukan.

Ia tidak fokus dengan apa yang tidak dimilikinya, melainkan fokus dengan apa yang dimilikinya saja!

Dengan tekad dan kemauan yang luar biasa. Tony menyelamatkan 32 nyawa selama menjadi penyelamat pantai.

Ia juga ikut berbagai macam cabang olahraga, dan lewat dunia olahraga Tony berkeliling dunia membela selandia baru. Dan mengumpulkan lebih dari 30 medali selama karirnya. :)

Cerita ini mengharukan, juga penuh semangat bahkan juga lucu!

Ada dua versi yang diceritakan dan dijadikan buku oleh Tony. Satu saat ia sudah dewasa, menjadi seorang pembicara terkenal. Judulnya Attitude Plus.

Dan satu lagi, saat ia masih remaja! Judulnya sama, Attitude Plus.

Jika anda ingin belajar bagaimana Tony melakukannya, dan bagaimana ia melewati masa mudanya dengan begitu banyak prestasi. Baca buku Tony ini, yang bisa anda dapatkan di Gramedia!
Mantul!
www.azlion.com

Syarat Membuat Kartu Kuning di Depnaker

Syarat Membuat Kartu Kuning
Sebulan yang lalu saya membuat kartu kuning AK/I untuk keperluan pemberkasan syarat administrasi pendaftaran CPNS. Dan akhirnya dengan waktu yang sangat mepet proses pembuatannya tidak memakan waktu yang lama *kira-kira 1 jam sudah kelar, karena besok merupakan hari terakhir pengumpulan berkas-berkas tersebut. Dalam proses dan syarat membuat kartu kuning ini saya rasa sangat mudah dan tidak terlalu ribet seperti pembuatan SKCK di kepolisian.

Oke tidak lama-lama, disini saya akan share bagaimana cara dan syarat membuat kartu kuning:
Langkah Pertama sebelum datang ke kantor Departemen Tenaga Kerja di wilayah anda, dari rumah silahkan menyiapkan:

- Fotokopi Ijazah
- Fotokopi KTP
- Pas foto 3x4, 3 lembar

Selanjutnya langkah kedua datang ke Depnaker (Departemen Tenaga Kerja) untuk wilayah sesuai dengan domisil KTP anda. Dan menurut pengumuman yang saya lihat di kantor Depnaker wilayah Sleman kemarin, untuk yang mengajukan kartu kuning AK 1 dari luar daerah tidak bisa dibuat di selain domisil ktp pihak pembuat.

Lalu jangan malu-malu bro, langsung saja masuk ke dalam kantor depnaker, lihat tempat antrian untuk membuat kartu kuning. Biasanya ada tulisan dimana tempat untuk memasukkan berkas (langkah pertama), bila ragu-ragu silahkan bertanya kepada petugas disana.

Selanjutnya setelah anda masukan berkas, nanti anda akan dipanggil sesuai dengan urutan antrian. Dan setelah itu akan di berikan lembaran kertas yang berisi tanya jawab, isi aja sesuai dengan keadaan anda dan perhatikan dengan petunjuk pengisian. bila sudah terisi maka serahkan kembali ke petugas. Tunggu panggilan lagi dan silahkan Kartu Kuning anda sudah jadi. Jangan lupa untuk foto copy dan di legalisir.

Tag: Yogyakarta, Sleman, CPNS, Di Kecamatan, Depnaker, Proses

[Blogger Indonesia - Syarat Membuat Kartu Kuning]

Pemikiran Abraham H. Maslow Tentang Teori Kebutuhan

Teori motivasi yang dikembangkan oleh Abraham H. Maslow pada intinya berkisar pada pendapat bahwa manusia mempunyai lima tingkat atau hierarki kebutuhan, yaitu : (1) kebutuhan fisiologikal (physiological needs), seperti : rasa lapar, haus, istirahat dan sex; (2) kebutuhan rasa aman (safety needs), tidak dalam arti fisik semata, akan tetapi juga mental, psikologikal dan intelektual; (3) kebutuhan akan kasih sayang (love needs); (4) kebutuhan akan harga diri (esteem needs), yang pada umumnya tercermin dalam berbagai simbol-simbol status; dan (5) aktualisasi diri (self actualization), dalam arti tersedianya kesempatan bagi seseorang untuk mengembangkan potensi yang terdapat dalam dirinya sehingga berubah menjadi kemampuan nyata.

Kebutuhan-kebutuhan yang disebut pertama (fisiologis) dan kedua (keamanan) kadang-kadang diklasifikasikan dengan cara lain, misalnya dengan menggolongkannya sebagai kebutuhan primer, sedangkan yang lainnya dikenal pula dengan klasifikasi kebutuhan sekunder. Terlepas dari cara membuat klasifikasi kebutuhan manusia itu, yang jelas adalah bahwa sifat, jenis dan intensitas kebutuhan manusia berbeda satu orang dengan yang lainnya karena manusia merupakan individu yang unik. Juga jelas bahwa kebutuhan manusia itu tidak hanya bersifat materi, akan tetapi bersifat pskologikal, mental, intelektual dan bahkan juga spiritual.

Menarik pula untuk dicatat bahwa dengan makin banyaknya organisasi yang tumbuh dan berkembang di masyarakat dan makin mendalamnya pemahaman tentang unsur manusia dalam kehidupan organisasional, teori “klasik” Maslow semakin dipergunakan, bahkan dikatakan mengalami “koreksi”. Penyempurnaan atau “koreksi” tersebut terutama diarahkan pada konsep “hierarki kebutuhan “ yang dikemukakan oleh Maslow. Istilah “hierarki” dapat diartikan sebagai tingkatan. Atau secara analogi berarti anak tangga. Logikanya ialah bahwa menaiki suatu tangga berarti dimulai dengan anak tangga yang pertama, kedua, ketiga dan seterusnya. Jika konsep tersebut diaplikasikan pada pemuasan kebutuhan manusia, berarti seseorang tidak akan berusaha memuaskan kebutuhan tingkat kedua,- dalam hal ini keamanan- sebelum kebutuhan tingkat pertama yaitu sandang, pangan, dan papan terpenuhi; yang ketiga tidak akan diusahakan pemuasan sebelum seseorang merasa aman, demikian pula seterusnya.

Berangkat dari kenyataan bahwa pemahaman tentang berbagai kebutuhan manusia makin mendalam penyempurnaan dan “koreksi” dirasakan bukan hanya tepat, akan tetapi juga memang diperlukan karena pengalaman menunjukkan bahwa usaha pemuasan berbagai kebutuhan manusia berlangsung secara simultan. Artinya, sambil memuaskan kebutuhan fisik, seseorang pada waktu yang bersamaan ingin menikmati rasa aman, merasa dihargai, memerlukan teman serta ingin berkembang.

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa lebih tepat apabila berbagai kebutuhan manusia digolongkan sebagai rangkaian dan bukan sebagai hierarki. Dalam hubungan ini, perlu ditekankan bahwa :

Kebutuhan yang satu saat sudah terpenuhi sangat mungkin akan timbul lagi di waktu yang akan datang;
Pemuasaan berbagai kebutuhan tertentu, terutama kebutuhan fisik, bisa bergeser dari pendekatan kuantitatif menjadi pendekatan kualitatif dalam pemuasannya.
Berbagai kebutuhan tersebut tidak akan mencapai “titik jenuh” dalam arti tibanya suatu kondisi dalam mana seseorang tidak lagi dapat berbuat sesuatu dalam pemenuhan kebutuhan itu.

Kendati pemikiran Maslow tentang teori kebutuhan ini tampak lebih bersifat teoritis, namun telah memberikan fundasi dan mengilhami bagi pengembangan teori-teori motivasi yang berorientasi pada kebutuhan berikutnya yang lebih bersifat aplikatif.
Sumber: http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/02/06/teori-teori-motivasi/

[Blogger Indonesia - Pemikiran Abraham H. Maslow Tentang Teori Kebutuhan