Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Cara Membiasakan Anak Minum Air Putih Mineral

Cara Membiasakan Anak Minum Air Putih Mineral: Semua orang tahu jika air mineral memiliki manfaat besar bagi tubuh. Namun pada kenyataannya masih banyak orang yang lalai untuk meminum air mineral secara rutin. Kebiasaan meminum air mineral memang harus dimulai dari sejak dini. Akan tetapi, sebagian anak kecil masih saja ada yang tidak suka meminum air mineral karena dianggap memiliki rasa hambar.

Cara Membiasakan Anak Minum Air Putih Mineral

Anak-anak kebanyakan lebih menginginkan minuman yang memiliki rasa seperti susu, jus, atau minuman rasa lainnya. Padahal jika kekurangan cairan atau terlalu banyak meminum minuman yang berasa tentu dapat memberikan dampak yang kurang baik bagi tubuh anak-anak. Maka dari itu, penting bagi Anda sebagai orang tua untuk memastikan kebutuhan cairannya tercukupi.

Dalam keadaan normal, seharusnya anak-anak mengonsumsi air kira-kira 10-15 persen dari berat badan. Tetapi, sebenarnya asupan air pada anak bergantung pada kebutuhan metabolisme tubuh yang memiliki laju berbeda-beda sesuai usia, berat badan, dan kondisi metabolik khusus, seperti lingkungan dan penyakit.

Khusus untuk anak pra-sekolah (usia 4 -6 tahun) membutuhkan 1,2 liter air mineral per hari (setara dengan 5 – 6 gelas), sedangkan anak usia 7-10 tahun membutuhkan sekitar 1,5 liter air mineral (6-7 gelas setiap hari). Berikut ini cara yang bisa Anda lakukan untuk membiasakan anak minum air mineral:

1. Beri Contoh
Biasanya anak-anak cenderung mencontoh apa yang dilakukan oleh orang tuanya yang merupakan orang terdekat mereka. Anda bisa memberikan panutan dengan rutin juga mengonsumsi air mineral, misalnya sehabis kegiatan atau beraktivitas seperti berolahraga atau sepulang kerja, dan mengajak anak untuk tidak lupa minum air mineral.

2. Jauhi Minuman Kemasan
Sebaiknya Anda jangan terlalu banyak menyimpan air minum dengan perasa di lemari es karena bisa membuat anak ingin mencicipi dan ketagihan. Sebaiknya, lebih banyak menyimpan air mineral di lemari es. Hal ini berguna untuk membentuk pemikiran jika haus maka minum air mineral, bukan air lainnya.

3. Mudah Dijangkau oleh Anak
Simpanlah air mineral di lokasi yang mudah dijangkau oleh anak. Dengan begitu anak tidak akan kesulitan untuk mendapatkannya. Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membiasakan anak meminum air mineral. Tentunya bisa Anda lakukan agar menimbulkan kesadaran bagi anak jika lebih sehat meminum air mineral dibandingkan minuman rasa lainnya. Yang perlu Anda perhatikan juga yaitu, dalam menentukan air mineral adalah dengan memilih air mineral yang berkualitas dengan memerhatikan ciri air minum sehat. Karena tidak semua air mineral yang ada di pasaran itu memiliki kualitas air yang layak konsumsi.
www.azlion.com

Gerakan Olahraga yang Bisa Kamu Lakukan Sambil Menonton TV

Gerakan Olahraga yang Bisa Kamu Lakukan Sambil Menonton TV: Bukan jadi rahasia umum lagi kalau olahraga merupakan salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan tubuh yang ideal. Secara nggak langsung kamu bahkan juga sudah berpartisipasi dalam Gerakan Indonesia Sehat, lho. Namun, nggak bisa dipungkiri pula kalau niat olahraga sering kali dihadang oleh rasa malas. Untungnya, sambil malas-malasan di depan TV pun sebenarnya kamu masih bisa berolahraga. Praktikkan saja gerakan-gerakan berikut ini !
Jogging
Olahraga satu ini cukup mudah dilakukan, tapi sering kali niat muliamu untuk jogging tertutup oleh rasa malas. Nah, daripada terus-terusan menunda aktivitas jogging, kamu bisa melakukan gerakan jogging di rumah sambil menyaksikan acara atau serial TV favoritmu. Caranya sangat mudah, kok. Ketika TV sedang menayangkan iklan, kamu bisa mempraktikkan gerakan jalan di tempat hingga acara favoritmu kembali tayang.

Naik Turun Tangga
Untuk melakukan gerakan ini, kamu nggak wajib menggunakan tangga beneran, kok. Cukup lakukan gerakan naik turun tangga sambil menyaksikan acara TV favoritmu. Caranya, kamu hanya perlu melangkah ke depan dengan satu kaki, lalu melangkah mundur dengan kaki lainnya. Sangat simpel, kan? Gerakan ini bisa membantu kamu menjaga kesehatan jantung.

Squat Jump
Gerakan ini sama sekali nggak sulit dilakukan. Kamu hanya perlu menekuk lututmu secara perlahan hingga membentuk sudut 90 derajat, lalu kembali berdiri secara tegap. Lakukanlah gerakan ini ketika iklan sedang berlangsung secara berulang-ulang. Dengan cara ini, kamu bisa mengurangi kalori dalam tubuh secara lebih efektif, lho!

Lunge
Gerakan yang dapat mengencangkan otot pada bagian paha, betis, dan juga bokong ini juga termasuk ke dalam gerakan mudah yang bisa kamu lakukan kapan pun, bahkan ketika kamu menonton TV. Agar kamu bisa melakukan gerakan ini, cara yang perlu kamu lakukan hanyalah merentangkan kaki selebar bahumu, lalu ambil langkah besar ke depan dengan satu kaki. Lakukan secara bergantian dengan kaki yang lain, ya!

Dance
Bagi yang suka mendengarkan musik, kamu pasti akan sangat suka dengan gerakan olahraga satu ini. Saat TV menyiarkan musik, pasang volume hingga keras dan berdansalah mengikuti musik hingga tubuhmu mengeluarkan keringat. Selain membuat tubuhmu sehat, kegiatan ini juga bisa membuat suasana hati kamu jadi lebih senang dan semangat dalam melanjutkan aktivitas harianmu. Pastikan saja kamu menyiapkan air mineral yang cukup di dekat ruang TV karena gerakan ini bisa membuatmu lebih mudah haus.

Menahan Perut
Khusus buat kamu yang ingin punya perut idaman, coba tahan napas dan perut selama beberapa detik ketika kamu sedang duduk sambil menonton TV. Setelah itu, hembuskan napas dan longgarkan perut secara perlahan. Ulangi gerakan tersebut sebanyak 20-30 kali. Kalau dilakukan secara rutin, gerakan ini bisa cukup efektif untuk membentuk otot perut yang rata.

Sekarang nggak ada lagi alasan untuk menunda-nunda olahraga. Cara-cara di atas membuktikan bahwa Gerakan Indonesia Sehat juga bisa dilakukan dengan cara yang super fun. Yuk, ajak anggota keluarga kamu untuk mempraktikkan gerakan-gerakan tersebut bersama-sama!
www.azlion.com

Perbedaan Kekuatan Otot Dengan Daya Tahan Otot

[Perbedaan Kekuatan Otot Dengan Daya Tahan Otot] kekuatan otot adalah seberapa besar otot dapat melakukan gaya angkat, jadi secara mudah. Berapa kilo barbel yang dapat kamu angkat, 100kg? 200kg? 1ton? Untuk mengukur kekuatan otot ada skala 1-5.

Skala 1
Jika otot ditekan masih merasakan kontraksi atau kekenyalan ini berarti otot masih belum atrofi atau belum layu.

Skala 2
Dapat mengerakkan otot atau bagian yang lemah sesuai perintah, contohnya tapak tangan disuruh telungkup atau lurus bengkok tapi jika ditahan sedikit saja sudah tak mampu bergerak.




Skala 3
Dapat menggerakkan otot dengan tahanan minimal misalnya dapat menggerakkan telapak tangan dan jari.

Skala 4
Dapat bergerak dan dapat melawan hambatan yang ringan.

Skala 5
Bebas bergerak dan dapat melawan tahanan yang setimpal.

Sedangkan daya tahan otot adalah seberapa lama energi otot mampu bertahan sampai habis untuk dipakai terus menerus tanpa jeda untuk beraktivitas. Jadi, berapa lama kamu kuat mengangkat 100kg barbel tanpa henti? 10 menit? 1 jam? seharian? Daya tahan otot sendiri dipengaruhi oleh sistem energi yang digunakan oleh otot tersebut. Secara umum serabut otot terbagi atas serabut otot cepat dan serabut otot lambat.

Cara Menyimpan Asi Perah Yang Benar

Cara Menyimpan Asi Perah Yang Benar
[Cara Menyimpan Asi Perah Yang Benar] Jika anda termasuk seorang wanita yang harus melakukan kegiatan di luar rumah, atau anda harus kembali bekerja namun tetap ingin memberikan ASI secara eksklusif kepada bayi anda. Namun anda tidak perlu cemas, anda dapat mengatasinya dengan Air Susu Ibu Perah atau ASIP. Ada beberapa hal yang penting untuk anda ketahui, yaitu cara yang benar dalam menyimpan juga memberikan ASI perah tersebut. Anda juga harus mengetahui cara penyimpanan ASI perah yang benar.

Jika terjadi kesalahan pada penyimpanan dapat menyebabkan ASI perah tersebut rusak dan menurunnya kualitas ASI. Selain itu cara pemberian ASI perah yang salah, dapat menyebabkan bayi tidak ingin menyusui langsung pada ibunya. Sebelum ASI perah ini diberikan pada bayi, ASI perah yang telah disimpan dalam lemari pendingin diharuskan untuk melalui tahapan ini :

1. Ambilah ASI perah yang telah disimpan sesuai waktu pemerahan ASI atau ASI yang paling pertama diperah harus terlebih dulu diberikan.

2. Jika ASI perah telah disimpan dalam lemari pendingin, maka anda hanya perlu menghangatkan dengan memasukan botol pada wadah yang berisikan air hangat sekitar 15 menit, kemudian kocok perlahan.

3. Untuk ASI perah yang sudah beku atau sebelumnya disimpan di dalam freezer, maka sebaiknya cairkan dulu ASI perah tersebut dalam lemari pendingin sekitar 12 jam. Letakkan botol ASI perah di dalam lemari pendingin semalaman sebelum ASI perah tersebut dibutuhkan. Hindari mencairkan ASI perah dalam suhu kamar. ASI perah yang telah dipanaskan tidak bisa kembali dibekukan, namun masih bisa disimpan pada lemari pendingin sekitar 24 jam.

4. Jika cara pencairan cepat sangat diperlukan, anda dapat mencairkan ASI peras dengan dialiri air atau dengan cara direndam oleh air. Peganglah botol ASI perah di bawah air yang mengalirdengan suhu ruang kemudian tingkatkan temperatur pada air secara berkala sampai ASI perah mencair. Atau anda dapat meletakan botol ASI perah ke dalam wadah yang berisi air bersuhu ruang, kemudian ganti air rendaman tersebut beberapa kali menggunakan air yang sedikit lebih hangat sampai ASI perah mencair. Perubahan suhu air yang bertahap sangat berguna bagi kandungan ASI di dalamnya. ASI perah yang telah dicairkan ini hanya dapat disimpan pada lemari pendingin maksimal 4 jam.

5. Selain dengan menggunakan wadah dengan air hangat, cara mencairkan ASI perah yang cepat anda dapat menggunakan alat bottle warmer. Jika anda hendak menggunakan alat tersebut sebaiknya anda memperhatikan cara kerjanya. Pastikan suhu berubah secara bertahap, dengan alat yang telah diuji pada ASI. Setelah ASI perah terasa hangat, segera keluarkan dan jangan terus menerus dihangatkan.

6. ASI perah sangat tidak dianjurkan untuk dipanaskan menggunakan microwave ataupun dipanaskan menggunakan kompor seperti di rebus. Cara tersebut bisa membuat kandungan ASI perah berubah. Hal tersebut juga dapat membuat mulut dan kerongkongan bayi terbakar.

7. Sebenarnya ASI perah tidak diharuskan untuk dipanaskan, namun biasanya ini dipengaruhi kebiasaan yang ada dalam keluarga. Bayi dengan sendirinya akan menunjukan apa yang ia suka, baik ASI perah yang hangat maupun dingin.

8. Biasakan membuang ASI perah yang tersisa, sisa dari asi tersebut jangan diberikan kembali pada bayi dalam waktu minum yang berbeda, dan jangan juga menyimpan kembali dalam lemari pendingin ataupun di hangatkan kembali. Jika bayi sering menyisakan ASI perahnya maka hangatkan ASI perah seperlunya, kemudian sisanya dapat anda simpan kembali dalam lemari pedingin bukan di dalam freezer.

9. Sebaiknya anda memberikan ASI perah menggunakan sendok yang kecil secara perlahan.

Tag: Cara Menyimpan Asi Perah Yang Benar di kulkas, freezer, pesawat, botol, untuk bayi
Sumber: Bidanku

Kepala Sering Pusing dan Mual?

Kepala Sering Pusing dan Mual?
[Kepala Sering Pusing dan Mual?] Kepala pusing sering disertai dengan masalah perut. Bahkan, delapan dari setiap 10 orang di AS yang didiagnosis dengan migrain melaporkan bahwa sakit kepala mereka menyebabkan mual. Migren adalah jenis sakit kepala yang paling mungkin untuk membuat Anda mual. Namun ada juga penyebab lain dari sakit kepala yang juga dapat menyebabkan sakit perut. Sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter tentang gejala-gejala Anda. Dokter Anda dapat menentukan penyebab dan pengobatan yang tepat untuk sakit kepala pusing dan mual.

Selain migrain Kepala Sering Pusing, ada beberapa kondisi dan penyakit yang dapat menyebabkan sakit kepala dengan mual atau muntah. Dokter akan bertanya tentang gejala spesifik dan sejarah anda. Apa yang dikatakan dokter akan membantu menentukan apakah sakit kepala dan mual yang berhubungan dengan migrain atau hasil dari kondisi lain atau penyakit. Kondisi lain yang dapat menyebabkan sakit kepala dan mual meliputi:



Virus umum yang menyebabkan pilek, dan flu (gastroenteritis) dapat menyebabkan sakit kepala dan mual. Keduanya dapat berkisar dalam intensitas dari ringan sampai parah. Tidak seperti migrain, kondisi ini sering disertai dengan tanda-tanda lain dari penyakit virus. Misalnya, Anda mungkin memiliki pilek, diare, menggigil, nyeri tubuh, dan demam.

Sakit kepala yang parah disertai dengan sensitivitas yang ekstrim terhadap cahaya dan mual mungkin terdengar seperti migren klasik. Tapi jika hal ini juga disertai dengan leher sangat kaku, dengan atau tanpa demam, bisa jadi meningitis.

Mual adalah salah satu faktor yang umum digunakan untuk membedakan antara migrain dan sakit kepala jenis lain. Itu termasuk sakit kepala ketegangan dan sakit kepala sebelah. Tapi ada beberapa yang menunjukkan beberapa orang dengan sakit kepala sebelah yang mengalami mual saat serangan terjadi.

Cara Mencuci Tangan Yang Benar Menurut WHO

Cara Mencuci Tangan Yang Benar Menurut WHO
Mengapa harus memakai Cara Mencuci Tangan Yang Benar Menurut WHO? Perlu anda ketahui bahwasannya, cuci tangan adalah untuk menghindari dari hal-hal (penyakit menular) yang tidak diinginkan dalam kesehatan diri kita. Setiap pekerja kesehatan, pengasuh atau orang yang terlibat dalam langsung atau tidak langsung perawatan pasien perlu khawatir tentang kebersihan tangan dan harus mampu melakukan dengan benar dan pada waktu yang tepat.

  • Ribuan orang meninggal setiap hari seluruh dunia dari infeksi diperoleh saat menerima perawatan kesehatan.
  • Tangan adalah jalur utama penularan kuman selama perawatan kesehatan.
  • Oleh karena itu Kebersihan tangan adalah yang paling ukuran penting untuk menghindari transmisi kuman berbahaya dan mencegah perawatan kesehatan terkait infeksi.
Bagaimana Cara Mencuci Tangan Yang Benar Menurut WHO?
  • Bersihkan tangan Anda dengan menggosok mereka dengan formulasi berbasis alkohol, sebagai rata-rata yang lebih disukai untuk rutin antisepsis tangan higienis jika tangan tidak tampak kotor. Hal ini lebih cepat, lebih efektif, dan lebih baik ditoleransi oleh tangan Anda daripada mencuci dengan sabun dan air.
  • Cuci tangan Anda dengan sabun dan air ketika tangan jelas terlihat kotor atau terlihat kotor dengan darah atau cairan tubuh lainnya atau setelah menggunakan toilet.
  • Jika paparan potensi membentuk spora patogen diduga kuat atau terbukti, termasuk wabah Clostridium difficile, Mencuci tangan dengan sabun dan air adalah mean disukai.
Sumber: WHO PDF
Tag: Langkah, Baik, 7, Video
[Blogger Indonesia - Cara Mencuci Tangan Yang Benar Menurut WHO]