Cara Menghapus Menonaktifkan Akun Facebook

[Cara Menghapus Menonaktifkan Akun Facebook] Menonaktifkan akun Facebook Anda adalah: Profil Anda akan dihapus dari situs tersebut, seperti yang akan sebagian besar dari apa yang diposting ke Facebook (meskipun pesan dan hal-hal lain akan tetap tinggal), tetapi Facebook akan menyimpan data Anda jika Anda memutuskan untuk datang kembali. Anda selalu dapat mengaktifkan kembali akun Anda kemudian dengan login ke Facebook.

Untuk menonaktifkan akun Anda, masuk ke Facebook, lalu pilih menu pengaturan di pojok kanan atas (diwakili oleh ikon panah ke bawah). Pilih Settings dari menu, dan kemudian pada layar berikutnya pilih Security dari daftar di sepanjang sisi kiri jendela.

Sesampai di sana, klik Nonaktifkan akun Anda ke bagian bawah halaman. Facebook akan mencoba untuk merayu agar tetap berFB dengan menunjukkan foto-foto teman-teman Facebook Anda, dan kemudian meminta Anda, mengapa Anda ingin menonaktifkan account Anda. Setelah Anda memberitahu Facebook mengapa Anda tidak ingin berteman lagi, klik tombol Konfirmasi, masukkan kata sandi Anda untuk terakhir kalinya, dan Facebook akan melanjutkan untuk menonaktifkan akun anda.

Menghapus akun Anda, di sisi lain Anda tidak akan dapat masuk kembali untuk mengambil atau melihat apa pun yang Anda telah diposting ke Facebook, dan jika Anda ingin menggunakan Facebook lagi, Anda harus mulai dari awal.

Facebook menyarankan agar Anda mendownload salinan data yang telah dipublikasikan ke situs sebelum Anda menghapus account Anda. Buka menu Settings di Facebook saat log in ke account Anda dengan mengklik ikon panah ke bawah. Berikutnya, pilih Settings, dan pada halaman General Pengaturan Akun, mencari Unduh salinan data Facebook Anda dan klik link. Layanan ini kemudian akan memandu Anda melalui proses download sebuah arsip dari semua data Facebook Anda.

Perusahaan tidak membuatnya segera jelas bagaimana untuk menghapus akun Facebook Anda, tetapi untuk melakukannya, log in ke Facebook dengan akun Anda, dan kemudian mengunjungi akun bentuk penghapusan Facebook untuk melaksanakan proses.

Perlu diketahui bahwa setelah account Facebook Anda hilang, itu hilang, sehingga Anda harus menghapus account Anda hanya jika Anda benar-benar, benar-benar yakin bahwa Anda tidak akan menggunakan Facebook lagi.

Cara Menyimpan Asi Perah Yang Benar

Cara Menyimpan Asi Perah Yang Benar
[Cara Menyimpan Asi Perah Yang Benar] Jika anda termasuk seorang wanita yang harus melakukan kegiatan di luar rumah, atau anda harus kembali bekerja namun tetap ingin memberikan ASI secara eksklusif kepada bayi anda. Namun anda tidak perlu cemas, anda dapat mengatasinya dengan Air Susu Ibu Perah atau ASIP. Ada beberapa hal yang penting untuk anda ketahui, yaitu cara yang benar dalam menyimpan juga memberikan ASI perah tersebut. Anda juga harus mengetahui cara penyimpanan ASI perah yang benar.

Jika terjadi kesalahan pada penyimpanan dapat menyebabkan ASI perah tersebut rusak dan menurunnya kualitas ASI. Selain itu cara pemberian ASI perah yang salah, dapat menyebabkan bayi tidak ingin menyusui langsung pada ibunya. Sebelum ASI perah ini diberikan pada bayi, ASI perah yang telah disimpan dalam lemari pendingin diharuskan untuk melalui tahapan ini :

1. Ambilah ASI perah yang telah disimpan sesuai waktu pemerahan ASI atau ASI yang paling pertama diperah harus terlebih dulu diberikan.

2. Jika ASI perah telah disimpan dalam lemari pendingin, maka anda hanya perlu menghangatkan dengan memasukan botol pada wadah yang berisikan air hangat sekitar 15 menit, kemudian kocok perlahan.

3. Untuk ASI perah yang sudah beku atau sebelumnya disimpan di dalam freezer, maka sebaiknya cairkan dulu ASI perah tersebut dalam lemari pendingin sekitar 12 jam. Letakkan botol ASI perah di dalam lemari pendingin semalaman sebelum ASI perah tersebut dibutuhkan. Hindari mencairkan ASI perah dalam suhu kamar. ASI perah yang telah dipanaskan tidak bisa kembali dibekukan, namun masih bisa disimpan pada lemari pendingin sekitar 24 jam.

4. Jika cara pencairan cepat sangat diperlukan, anda dapat mencairkan ASI peras dengan dialiri air atau dengan cara direndam oleh air. Peganglah botol ASI perah di bawah air yang mengalirdengan suhu ruang kemudian tingkatkan temperatur pada air secara berkala sampai ASI perah mencair. Atau anda dapat meletakan botol ASI perah ke dalam wadah yang berisi air bersuhu ruang, kemudian ganti air rendaman tersebut beberapa kali menggunakan air yang sedikit lebih hangat sampai ASI perah mencair. Perubahan suhu air yang bertahap sangat berguna bagi kandungan ASI di dalamnya. ASI perah yang telah dicairkan ini hanya dapat disimpan pada lemari pendingin maksimal 4 jam.

5. Selain dengan menggunakan wadah dengan air hangat, cara mencairkan ASI perah yang cepat anda dapat menggunakan alat bottle warmer. Jika anda hendak menggunakan alat tersebut sebaiknya anda memperhatikan cara kerjanya. Pastikan suhu berubah secara bertahap, dengan alat yang telah diuji pada ASI. Setelah ASI perah terasa hangat, segera keluarkan dan jangan terus menerus dihangatkan.

6. ASI perah sangat tidak dianjurkan untuk dipanaskan menggunakan microwave ataupun dipanaskan menggunakan kompor seperti di rebus. Cara tersebut bisa membuat kandungan ASI perah berubah. Hal tersebut juga dapat membuat mulut dan kerongkongan bayi terbakar.

7. Sebenarnya ASI perah tidak diharuskan untuk dipanaskan, namun biasanya ini dipengaruhi kebiasaan yang ada dalam keluarga. Bayi dengan sendirinya akan menunjukan apa yang ia suka, baik ASI perah yang hangat maupun dingin.

8. Biasakan membuang ASI perah yang tersisa, sisa dari asi tersebut jangan diberikan kembali pada bayi dalam waktu minum yang berbeda, dan jangan juga menyimpan kembali dalam lemari pendingin ataupun di hangatkan kembali. Jika bayi sering menyisakan ASI perahnya maka hangatkan ASI perah seperlunya, kemudian sisanya dapat anda simpan kembali dalam lemari pedingin bukan di dalam freezer.

9. Sebaiknya anda memberikan ASI perah menggunakan sendok yang kecil secara perlahan.

Tag: Cara Menyimpan Asi Perah Yang Benar di kulkas, freezer, pesawat, botol, untuk bayi
Sumber: Bidanku